Kamis, 29 Maret 2018

Memahami dari hati ke hati




Sudah lama saya baca buku ‘7 Habits of highly Efective People’ karangan Stephen Covey, anehnya selama ini saya belum sama sekali mempraktekkan apa yang dibahas di buku itu, kebiasaan – kebiasaan yang berasal dari manusia paling efektif justru sudah terbukti adanya, baru 2 hari yang lalu tepatnya tgl 28 maret 2018 saya menemukan insight yang sangat menyentuh hati ketika dihadapi masalah perselisihan dengan saudara.

Hati memang tidak karuan kalau sedang ada masalah, rasanya dada nyesek, selalu ingin marah – marah, meski sebabnya sangat sepele, dampaknya saya mengalami pusing seharian karena persoalan sepele dengan saudara terbawa meski sedang bekerja, tapi untungnya saya diarahkan dengan konsep buku 7 habits, saya teringat ada kebiasaan ke 5 tentang “berusaha mengerti terlebih dahulu barulah dimengerti”, asli ini jleb banget, artinya kita tidak bisa dimengerti oleh orang lain kalau kita sendiri tidak berusaha untuk mengerti dia dahulu, memang sulit menerapkan kebiasaan ke 5 bisa dibilang tidak mudah dilakukan.

Kenapa tidak mudah dilakukan karena saya langsung meloncat ke kebiasaan 5 tidak melewati kebiasaan 1 sampai 4 dulu, padahal kalaulah saya memulai dari kebiasaan pertama tidaklah sulit untuk menjalankan kebiasaan kelima dan seterusnya.

Saya baca kembali ringkasan buku 7 habits, tentang kebiasaan pertama yaitu Proaktif, terlihat sederhana tapi dalam sekali maknanya, proaktif adalah diri kitalah yang menjadi sebab perubahan yang ingin kita lakukan, selalu diawali dari diri sendiri, bukan orang lain yang kita harap berubah pada awalnya dengan memahami perubahan diawali dari diri sendiri, kita memiliki kontrol penuh untuk memahami diri sendiri.

Barulah lanjut ke kebiasaan kedua ‘Mulailah dengan yang akhir dipikiran’, sebelum bertindak kita harus jelas apa akhir dari tindakan yang kita lakukan, jangan sampai bekerja cuma asal kerja, tidak ada gairah, tidak ada semangat, tidak ada makna, menjalani kebiasaan kedua ini sebenarnya diri kita sudah mulai efektif, sehingga saat melanjutkan ke kebiasasan ketiga sampai ketujuh, kita menjadi manusia paling efektif.

Akhirnya dengan memahami kebiasaan yang efektif maka kita pun jadi efektif, lalu saya terapkan dengan permasalahan saya dengan saudara.

  • saya meyakini sayalah yang bertanggung jawab merespon sikap yang tidak enak dari saudara saya.
  • sayalah yang harus berubah terlebih dahulu sebelum saya merubah sikap orang lain.
  • sayalah yang harus introspeksi dirI 

Mana prioritas utama saya, apakah saya masih menyimpan benci dan dengki yang akhirnya hanya menyesakkan dada atau malah melapaskan itu semua agar tubuh dan pikiran saya sehat dan segar.

Saya berharap tentang hubungan yang kembali baik, itulah akhir yang saya inginkan, mendahulukan perubahan sikap dari diri saya sendiri lalu saya mulai memahami dia sebagai saudara yang belum paham tentang etika, saya pahami kesalahan dia, sampai disini perasaan saya mulai tenang, damai dan terasa sejuk didada.
Alhasil dengan perasaan yang enak, maka hasilnya pun enak, hubungan saya dengan saudara mulai membaik dan semua itu kunci masalahnya hanya ada di pikiran saya yakni asumsi pribadi atau paradigma (sudut pandang)

saya melihat masalah begitu besar karena saya fokus pada masalah bukan pada hasil yang ingin dicapai, saya akan terus mempraktekkan 7 Habits untuk aktivitas saya sehari – hari, mudah – mudahan mampu mengefektifkan sistem diperusahaan tempat saya bekerja dan berkarya.



Read more

Sabtu, 25 Februari 2017

Bertanya kepada Diri sendiri...



Cobalah untuk sekali-kali bertanya kepada Diri Sendiri? :

·        Apa yang sudah saya lakukan selama ini?
·        Apakah semua ini membahagiakan saya?
·        Prestasi apa yang sudah saya raih?
·        Apakah Keluarga saya bahagia?
·        Sudahkah saya memberikan yang terbaik untuk keluarga?

Sudah bertahun – tahun kerja apakah Dampak yang dirasakan keluarga Anda? 

Bahagiakah? Atau justru biasa – biasa saja?

Gunakanlah pertanyaan di Atas sebagai Renungan di Malam Hari, lebih Enak kalau habis shalat Wajib, akan terasa tenang dibuatnya, disamping itu juga perasaan Anda akan memiliki arah yang jelas mengenai mau kemana Anda nantinya...

Jangan sampai Aktivitas yang Anda lakukan setiap Hari, justru membuat Anda jadi semakin Letih tanpa Arti, sudah Capek, letih, pusing, stres tapi tak ada HASIL yang dicapai?

Kasian keluarga Anda, Waktu terus berjalan 

sedangkan Aktivitas Anda kurang Produktif...


Pertanyaan yang tepat menghasilkan Jawaban yang tepat


Sering - seringlah bertanya dalam hati saat memulai aktivitas..

dengan begitu Otak akan lebih cepat memberi arahan sesuai dengan pertanyaan yang Anda ajukan...

salam Hangat





Read more

Keputusanmu Menentukan jalan Hidupmu


Setiap Manusia memiliki PILIHAN yang mana pilihan itu menentukan: 


  • Anda akan jadi Apa ?
  • Memiliki Apa?
  • Hidup Seperti Apa?

Saat saya lulus MAN setingkat SLTA saya binggung harus memutuskan apa? Antara Lanjut kuliah atau mulai bekerja? 
Dari kedua pilihan itu akhirnya saya memilih kuliah dulu, padahal keuangan keluarga sedang nggak mendukung, saya kuliah lantaran dapat beasiswa selama setahun dari kampus tempat saya kuliah.

Karena bingung harus melakukan apa? Walaupun saya kuliah saya merasa gundah tentang apa yang harus saya lakukan, karena kebingungan yang saya alami, akhirnya keputusan keluar saat kuliah masih 6 bulan pun terjadi. Alias OD (Out Dewe), saya nggak tahu apa sebabnya kenapa sampai harus keluar kuliah apa karena kuliah gratis kali ya? ^_^

Selepas kuliah saya memutuskan untuk bekerja Fulltime sebagai sales, padahal jelas – jelas saya seorang pemalu, jangankan jualan langsung, ngomong depan umum aja masih deg-degan nggak karuan. 

Semua itu saya lakukan, saya nikmati betul prosesnya meskipun saya nggak tahu apa yang benar-benar tujuan Hidup saya?

Berlanjut sampai beberapa tahun saya merasakan kebimbangan yang luar biasa, rasa Gundah stadium 7 kali ya? Hehe

Pindah – Pindah kerja Hobi saya kala itu, satu tahun bisa 4 kali pindah kerja, terlama saya bekerja itu hanya 1 tahun, dari proses yang sebegitu nggak enak, saya sadar harus segera berbenah dan berubah...

dengan cara apa?

Dengan merenung dalam hati bahwa sebenarnya saya pengen jadi apa? 

Apa MISI hidup saya di Dunia ini? 

Tidak mungkin Allah menciptakan saya kedunia ini tanpa ada maksud, pasti ada MISI yang harus saya selesaikan sebelum saya berpulang kepada NYA.

Karena hobi saya baca Buku, terutama buku motivasi, pengembangan diri & Psikologi dari situ saya banyak menemukan Gairah dalam diri saya, saya sangat senang NGAJAR istilahnya kalau profesi ya Trainer atau Pembicara...

Tapi saya bingung lagi ? 

lagi – lagi Bingung...

Mulainya darimana saya menekuni Profesi sebagai Trainer sedangkan yang saya tahu Profesi sejenis sudah banyak dan cenderung hanya menjual informasi saja, beda dengan skill yang lain

Sudah ketemu pengen jadi Trainer malah saya nggak yakin apa saya bisa SUKSES jadi Trainer...??

bingung lagi yaa..

Memang begitu, keseharian saya meski sedang nganggur ataupun kerja perasaan Bingung selalu membersamai saya, saya nggak tahu kenapa apa saya memang diciptakan untuk selalu bingung? 
Ah yang benar saja

Akhirnya setelah merenung cukup panjang, saya memutuskan untuk berbagi lewat blog pribadi saya : www.DedeNursalam.com

Tanpa memperdulikan hasil ataupun dampak dari pembaca, saya konsisten menulis pengalaman hidup dari mulai saya lulus SMA sampai saat ini, pernah berkarir di 11 Perusahaan sampai akhirnya memiliki perusahaan sendiri yang saya dirikan bersama Adik saya.

Sahabat ku

Keputusan yang Anda putuskan meski awalnya kurang yakin saran saya lakukan saja, bisa jadi keputusan yang memang belum yakin awalnya, siapa tahu disitulah awal karir & masa depan Anda dimulai, jangan sampai sudah usia senja Anda belum memutuskan mau jadi apa, melakukan apa & memiliki apa?

Saya yakin ALLAH pasti menitipkan MISI HIDUP pada masing – masing Individu yang harus segera di Asah sampai berhasil sehingga jadi bagian dari Hidup anda.

Mudahnya Begini

Nggak mudah menemukan Gairah atau Passion untuk kehidupan yang lebih baik, nggak mudah bukan berarti nggak bisa di temukan...

Berikut saya Share tips bagaimana menemukan Gairah kehidupan, karena masing – masing orang berbeda maka hasilnya pun bisa jadi berbeda pula, Cekidot:

·        Tentukan Aktivitas yang paling ANDA sukai & Minati
Setidaknya dari sekian aktivitas yang Anda lakukan setiap hari, hanya ada satu aktivitas yang bener – bener buat Anda terFOKUS, selalu semangat saat melakukannya, nggak peduli mau dibayar atau nggak yang penting Anda melakukannya dengan Bahagia

Meskipun Anda belum Ahli di bidang yang selalu buat Anda Bahagia, Percaya lah kawan, sesuatu yang dilakukan dengan Bahagia, lama – lama jadi Ahli, jadi sabar aja nikmati Prosesnya, Jiwai Aksinya

·       Pilih Mentor yang sudah sukses
Dari Minat yang Anda pilih, cari tahulah adakah Orang yang sudah sukses dibidang yang kepengen Anda sukses?

Jika ada, maka tugas Anda selanjutnya adalah belajar kepadanya, tiru cara kerjanya & jadikan Orang itu sebagai Mentor Anda...

Karena mencoba sesuatu yang baru tanpa ada yang membimbing membutuhkan waktu yang tidak sebentar, saya menunda jadi trainer & penulis selama 7 tahun lantaran nggak ada mentor yang selalu mensupport saya, justru malah membuat hasil nya bisa lama, jadi penting sekali mentor sebagai akselerator kesuksesan Anda

·        Konsisten baca Buku & praktekkan Isinya
Inilah hambatan yang seringkali buat saya sangat perlu diubah, biasanya saat sudah baca buku kita lupa mempraktekkannya, saat baca buku memang semangat untuk segera action, setelah ditunda action demi action malah kita nggak pernah dipraktekkin, maka ketika sudah baca buku dari sumber Referensi yang telah anda pilih, lanjutkan dengan Praktek, dengan Praktek yang cepat hasilnya pun segera kelihatan

·       Kuasai Emosi negatif
Kok yang harus dikuasai Emosi Negatif? 

Bukannya Emosi Positif?

Begini yaa, seringkali saat Emosi Negatif kita cenderung dikuasai oleh Emosi negatif, Marah, Sedih misalnya, biasanya saya kurang sadar saat sedang marah, pengennya meluapkan kemarahan, justru saat marah datang malah kita harus segera menguasainya jangan sampai malah kita di kendalikan oleh Marah, kan nggk enak banget gitu yaa

Sedangkan kalau sedang Emosi Positif seperti senang, bahagia, Cinta, hal semacam ini memang bisa kita kendalikan dengan mudah namun ada juga Emosi Cinta yang tak mampu dikuasai misalnya saat pacaran, pasti rasa Cinta yang berlebihan terhadap pasangan terkadang melebihi batas, (nggak usah saya jelaskan panjang lebar ya), setidaknya emosi positif lebih enak dibandingkan Emosi Negatif, secara Vibrasi justru membuat kita makin terpuruk.

Ok yang terakhir

·        Selalu berdoa & Pasrah kepada yang Maha KUASA
Aksi hanya tinggal aksi tanpa ada Doa, bisa – bisa Sombong, Doa tanpa Aksi juga percuma

Lebih penting adalah saat sudah kita lakukan action demi action yang mesti kita lakukan adalah PASRAH & IKHLAS yakin bahwa semua hasil adalah yang TERBAIK

Tidak mungkin ALLAH memberi Cobaan yang melebihi BATAS kemampun hambanya


Sekiranya itu yang bisa saya sharingkan, semoga bermanfaat.


Read more

Lakukan sekarang...


Hai apa kabar?

Saya harap Anda makin bergairah, sehat, sukses, produktif & penuh Limpahan berkah. Amin

Seringkali saya menemukan banyak sekali orang diluar sana, saya yakin bukan Anda ya? ^_^

Biasanya mengeluhkan tentang hasil yang akan dicapai, tanpa melangkah sedikitpun untuk mencapainya, maksudnya gimana si?
Maksudnya begini, terkadang kita sebelum memulai sesuatu, kita terFOKUS kepada Hasil, kira- kira kalau Gagal gimana ya? atau kalau yang terjual Cuma 2 psc bagaimana ya?, untungnya kecil dong?  Biasanya kasus memulai bisnis.

Belum juga usaha di mulai sudah hitung – hitungan untung & rugi, Betul apa betul? saya sendiri ketika memulai bisnis training saat awal rencana tepatnya tahun 2012 saya sudah hitung – hitungan mengenai untung rugi jasa training, sekarang sudah tahun 2017 (sejak artikel ini ditulis) apa bisnis saya sudah tumbuh, jangankan bertumbuh dibuka saja belum ? cape deh sambil tepuk jidat

Nah jadi kendala kita seringkali adalah TERLALU BANYAK MIKIR, itu dia tantangannya, saat memulai sesuatu apalagi bisnis pliiss MIKIRnya alakadar aja, banyakin Action, Banyakin Manfaat, perluas market, perluas Channel Distribusi dll, udah itu dulu, yang lain nyusul yang penting Fokus pertama ialah market sudah ada produk sudah siap tinggal bagaimana menemukan titik (distribusi, marketing dan sales) agar sampai ke target market.

Jadi kita gak banyak  Energi untuk memikirkan bagaimana Bisnis bisa tumbuh, ada saatnya kita berpikir bisnis bertumbuh setelah Usaha kita jalan, barulah kita fokuskan ke pertumbuhan Bisnis.

JALANI AJA, apa yang bisa SEGERA anda lakukan, lakukan dengan semangat, yakin tujuan pasti tercapai serta miliki KNOWLEDGE bagaimana Produk/ Jasa kita bermanfaat bagi target market, dengan cara berikan Edukasi yang positif terhadap Produk/ jasa kita.

So, Lakukan sekarang juga...





Read more

Minggu, 02 Oktober 2016

Transformasi masalah menjadi peluang sukses




Apa yang terpikirkan saat Anda punya Masalah? Jengkel, pusing, stress tidak punya harapan untuk bangkit, situasi seperti itu sangat manusia dan semua orang merasakan hal yang sama, Namun yang mesti Anda kelola adalah Emosi atau Perasaan Anda, semakin mahir anda mengendalikan emosi anda semakin cepat masalah tersebut selesai bahkan menjadikan pribadi Anda makin bernilai karena dinilai mampu mengatasi masalah tanpa masalah (haha seperti iklan saja).

Pengalaman saya menghadapi masalah, Respon yang saya rasakan emosi marah jengkel kenapa sih harus saya? yang menghadapi masalah seperti ini kenapa bukan yang lain apa yang salah dengan diri saya kenapa orang – orang lain sukses kenapa saya tidak?

Kegelisahan yang saya rasakan saat timbul masalah selalu berdampak dengan kualitas hubungan saya dengan istri jadi kurang harmonis begitupun hubungan dengan teman ataupun saudara terdekat.

Kenapa saya mengulang pola yang sama masalah yang sama padahal sudah berubah beda pekerjaan beda orang kenapa masalah yang saya hadapi selalu sama, dalam hati saya bertanya berarti ada yang salah dengan diri saya, situasi diluar terjadi sesuai dengan perasaan atau kondisi dalam diri saya begitulah saya menasehati diri saya sendiri.

Ketika diputuskan sepihak oleh pekerjaan tempat saya bekerja perasaan saya selalu jengkel dan marah,  dimulai dari menyalahkan atasan situasi teman teman, bahkan sampai menyalahkan nasib, sudah kedua kali saya diputusin sama kerjaan, lagi enak enaknya kerja semua pekerjaan sudah mampu saya lakukan sampai mahir namun tetep saja selalu diputusin sepihak.

Terakhir saya diputusin oleh perusahaan yang memutuskan kontrak kerjasama dengan alasan yang tidak masuk logika apalagi masuk akal dari situ saya mengambil pelajaran berharga bahwa saya lah yang harus Bertanggung jawab 1000 persen terhadap situasi yang terjadi tidak harus menyalahkan keadaan apalagi menyalahkan orang dan nasib, kasian mereka disalah salahkan terus padahal jelas jelas saya lah yang harus berbenah memperbaiki kualitas diri agar kedepan tidak melakukan pola yang sama.

Saya Mengartikan bahwa Masalah saya adalah sarana untuk saya bangkit dan mungkin inilah cara Allah mengingatkan bahwa kalau saya terus menerus kerja mau sampai kapan Impian saya tercapai saya ingat impian 5 tahun yang lalu yaitu ingin mencapai kebebasan finansial & waktu sehingga saya dan keluarga bisa jalan – jalan tanpa harus bekerja karena ada sistem yang berjalan istilahnya uang bekerja untuk saya bukan saya bekerja untuk uang, enak kan?

Saya mulai mereview kembali pola pikir, cara berpikir & cara merasa keadaan saya sendiri, saya tahu pasti ada yang kurang beres dengan program yang ada dalam pikiran saya.

Nah ternyata yang rasakan adalah setiap menghadapi masalah fokus saya selalu yang negatif makanya hasilnya pun pasti negatif setidaknya harapan dan hasil tidak singkron atau seirama.

Antara harapan dan hasil haruslah sama karena kedua itu bagaikan cermin yang memantulkan kembali apa yang ditampilkan, Sahabat maksud dari artikel ini adalah mengingatkan diri sendiri dan Sahabat-sahabat semua bahwa setiap masalah yang hadir dalam hidup anda pasti ada unsur - unsur penarik yang mengundang masalah itu hadir ibarat magnet positif akan menarik positif negatif akan menarik negatif.

Atau analogi sebuah cermin yang selalu menampilkan sesuatu atau gambar yang sama dengan gambar yang disodorkan ke depan cermin.

Selalu ada pelajaran disetiap masalah yang terjadi tidak mungkin masalah hadir dengan tiba –tiba berikut beberapa sebab kenapa masalah yang tidak Anda harapkan hadir :



  •  Masalah hadir dikarenakan hasil dari bibit yang Anda tanam, tidak mungkin Anda menanam Padi dengan bibit Anggur pastinya menenam bibit Padi akan menghasilkan padi.
  • Masalah hadir sebagai bentuk kedewasaan Anda naik kelas ke level selanjutnya.
  •  Masalah hadir membuat Pribadi Anda makin Matang berkualitas & bernilai semakin banyak masalah semakin sukses lah Anda.
  • Masalah hadir dikarenakan Allah ingin menguji sejauh mana Anda mampu mengatasi nya jika mampu mengatasinya Insyallah Allah akan kasih kenikmatan yang jauh lebih baik dari kondisi semula.

Nah Anda tidak harus merasa depresi, jika masalah hadir kesimpulannya adalah bukan kondisi yang membuat Anda depresi. namun Faktor Manusialah yang memiliki masalah dan karena masalah berasal dari faktor manusia malah lebih cepat diatasi karena berada dalam kendali Anda.

Selamat menikmat masalah dan jadikan masalah sebagai berkah....
Read more

Bahagiakah kamu Hidup dimasa lalu?

Ada seseorang yang selalu membawa Tas seberat 10 Kg di punggung setiap hari, bisa Anda bayangkan, Rasakan bagaimana rasanya?

sangat berat & susah dibuatnya, membawa beban yang begitu banyak setiap hari, Anda pasti tidak bisa berbuat bebas beraktivitas

Nah, Sahabat  yang saya cintai, Begitu keadaannya jika Anda selalu berada dalam masa lalu, Selalu saja diri Kita tidak bisa melakukan bahkan menikmati kekinian, hidup dimasa lalu atau dimasa depan hanya merusak FOKUS kita SAAT INI

SAAT INI, KINI adalah momen yang harus Anda nikmati keberadaannya bukan lagi FOKUS MENGINGAT MASA LALU atau larut ke MASA DEPAN.

Memang masa lalu ada yang menyedihkan & menyenangkan, terkadang kita dibuat hanyut terbawa suasana, tapi Ingatlah Pesan Bijak :” Anda tidak akan pergi kemana-mana saat FOKUS anda pada MASA LALU atau MASA DEPAN”

Banyak Trauma yang dialami kebanyakan orang yang  berasal dari masa lalu, kenapa ada yang tidak suka dengan atau bahkan takut dengan kecoa, tikus, ulet bulu, sampai ada yang takut dengan bulu ayam, kegelapan, banci dll. Semua itu akibat dari pengaruh masa lalu yang membuatnya demikian.

Saya teringat masa kecil dulu yang sangat takut sekali ketemu Banci, bahkan sampai saat ini setiap ketemu Banci saya takut ga karuan. Sstt segitunya....

Namun Demikian, selalu saja ada PELAJARAN POSITIF yang bisa kita Ambil dari Masa lalu yang menyedihkan maupun Menyenangkan, Anda bisa memberi ARTI dari kejadian masa lalu yang Anda alami, ketika saya ditolak oleh perusahaan X yang kepengen banget kerja disana sudah ikut tes, interview dan proses lainnya, tetap nasib belum memilih saya bekerja di perusahaan itu, apakah saya kecewa?

Jelas, tapi saya mengartikan bahwa kecewa ini dengan Meningkatkan diri agar jauh lebih Bernilai, saya Mendirikan Perusahaan sendiri, semua Operasional  dari mulai sales, admin sampai  Direktur dikerjakan oleh satu orang yaitu saya sendiri, saya begitu bersemangat mencapai kesuksesan dengan cara membangun Perusahaan Sendiri lantaran pengalaman masa lalu mengajarkan saya Arti dari Penolakan, dari situ saya belajar tentang Arti kesabaran, ketangguhan, sikap pantang menyerah & kreatifitas.

Ada juga pengalaman saya saat bekerja, sudah nyaman dengan pekerjaan di Perusahan A, malah masa kontrak kerja sudah habis, mau tak mau saya harus keluar dan mencari pekerjaan lagi,,

Apakah saya kesal?

Sangat kesal pasti, saya bisa saja FOKUS terhadap kebencian terhadap Perusahaan A,B & C yang sudah mengeluarkan saya dengan Alasan Habis Kontrak padahal saya sudah memberikan kontribusi yang banyak untuk perusahaan. Tapi sekali lagi kalau saya Fokus ke hal – hal Negatif tanpa mengambil ARTI dari pengalaman ini, Apakah Saya BAHAGIA?

Timbul Makna dalam Diri bahwa saya harus menjadi Wirausaha, Pengusaha yang Dapat memperkerjakan banyak orang untuk tumbuh sesuai potensi yang dimilikinya. Dengan pengalaman masa lalu yang selalu di keluarkan perusahaan lantaran habis kontrak kerja, timbul kesimpulan bahwa saya harus bisa menjadi BOS untuk Diri saya sendiri dengan cara mendirikan Perusahaan.

Selalu ada Hal – Hal Positif dari Masa Lalu yang Menyedihkan

Sudah saatnya Anda Artikan bahwa masa lalu justru membuat pribadi Anda makin berharga, bernilai & Berkualitas jangan sampai Momen Bahagia hari ini di kendalikan oleh masa lalu yang jelas – jelas tak akan pernah kembali, secara Fisik manusia takkan bisa kembali ke masa lalu, namun secara metafisik (alam batin) pikiranlah yang membuat masa lalu begitu jelas terulang kembali dalam benak saat kita mengizinkan diri untuk mengingat masa lalu

Mulai saat ini FOKUS lah dengan aktivitas yang Anda lakukan, Jiwai aktivitas itu dengan segenap hati agar hasilnya pun sesuai yang Anda harapkan, pesan Nabi Muhammad saw , “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, Besok harus lebih baik dari Hari ini”

Masih mau larut dengan masa lalu???
Read more